Kolaborasi Suarahgaloka dan Tuan Tigabelas Sajikan Musik Pilu dan Pesan Mendalam

3 min read

Suarahgaloka merupakan media berbasis seni pertunjukan dari kota Bandung yang mengangkat isu tentang seni dan budaya melalui kreativitas. Media berbasis seni ini juga ingin mewujudkan asas Bhineka Tunggal Ika melalui seni budaya sekaligus mengamalkan Pancasila.

Mereka menyuguhkan pertunjukan seni yang memadukan unsur musik modern, musik etnik, tari, sampai aksi teatrikal. Suara Bangsa menjadi salah satu konten Suarahgaloka yang mengangkat tentang persatuan dan dibalut dengan pertunjukan musik dan talkshow, Suara Bangsa sudah hadir dalam dua episode.

Episode pertama dari konten ini membahas seputar Suarahgaloka dari awal berdiri hingga kini, Selain itu, dibahas juga beberapa episode lain namun dalam tema besar. Hadir pula beberapa penampil musik konvensional maupun tradisional seperti Danilla Riyadi, Wayang Motekar, Herry Dim, dan beberapa bintang tamu lain.

“Kami tidak ragu untuk mengundang musisi yang menyanyikan lagu dengan lirik berbahasa judi bola terpercaya Inggris ataupun berasal dari aliran musik belahan dunia manapun. Menurut kami mentalitas yang kuat harus diapresiasi bersama,” ujar Kang Abong dari Suarahgaloka, dalam keterangan tertulis.

Suarahgaloka mencoba aktif menggandeng musisi-musisi dalam negeri untuk berkolaborasi dengan seni tradisional. Episode ketiga Suara bangsa yang akan segera tayang di kanal Youtube Suarahgaloka, mengundang rapper yang besar di Jakarta, Tuan Tigabelas.

Baca Juga : 

Michelangelo, ‘Dewa’ Seni Genius Era Renaisans

Kriya Adalah Karya dari Keterampilan Tangan, Pahami Fungsi dan Contohnya

“Gua merinding denger lagu gua sendiri dikolaborasiin sama musik tradisional Sunda,” tutur Tuan Tigabelas yang saat itu membawakan lagu “Rebel Thought-Kita Satu” yang sudah lama tidak pernah ia bawakan.

Empat lagu yang dibawakan oleh Tuan Tigabelas, yaitu Move, Last Roar, Rebel Thought-Kita Satu, dan Rumah berhasil dibawakan degan apik oleh Dj Dom Dom. Alunan karawitan khas Sunda yang dipadukan dengan tarian kontemporer membuat makna dan nuansa lagu semakin kuat tersampaikan.

Kekuatan Lirik dan Sajak

Alasan Suarahgaloka mengundang Tuan Tigabelas lantaran musik, lirik dan beat yang dihadirkan banyak menceritakan tentang kisah-kisah pilu yang terjadi di negeri ini. Misalnya saja, “Last Roar” yang memberikan pesan mendalam bahwa tanah dan hutan di Indonesia sudah digunduli investor tanah, minyak dan lainnya.

Lagu lainnya yaitu “Rebel Thought – Kita Satu” yang berbicara bagaimana bangsa Indonesia hari ini semakin ramai dengan caci-maki, mereka lupa akan dasar negara yang padat dirangkum dalam lima nilai besar yaitu Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada episode ini juga membahas mengenai musik Hip Hop di Indonesia serta semangat yang harus digencarkan melalui kekuatan lirik dan sajak.

Suarahgaloka juga berharap agar banyak pihak yang dapat membantu menyebarkan semangat persatuan lewat seni dan budaya, karena budaya adalah identitas bangsa yang perlu kita rawat bersama. 

You May Also Like

More From Author