Kerajinan Keramik: Pengertian dan Teknik Pembuatannya

4 min read

Kerajinan keramik sudah dikenal sejak zaman neolitikum. Hal ini dibuktikan bersama dengan ditemukannya beragam pecahan kecil tembikar di bukit kulit kerang Sumatera. Kerajinan keramik merupakan jenis kerajinan yang dibikin dari pembentukan dan pembakaran tanah review agar mengalami pergantian sifat. Dalam hal ini, pergantian sifat yang dimaksud ialah pada tanah review itu sendiri.

Contohnya, sebelum akan dibakar tanah review condong punyai sifat yang masih enteng hancur. Namun, setelah mengalami sistem pembakaran, sifatnya menjadi lebih kuat.

Pengertian kerajinan keramik

Mengutip dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), kerajinan judi bola keramik merupakan karya seni buatan tangan manusia yang pakai tanah review sebagai bahan pembuatannya. Kata keramik berasal dari Bahasa Yunani, yaitu keramos. Artinya benda pecah belah dibikin dari tanah review yang sudah melalui sistem pembakaran. Jadi, bahan baku utama dalam pembuatan karya kerajinan keramik adalah tanah liat. Selain tanah liat, pembuatan keramik juga membutuhkan bahan layaknya pasir, kaolin atau tanah review putih, bahan pengikat, dan bahan lain yang diperlukan.

Sifat plastis dari tanah review ini membuat bahan baku tersebut sangat enteng dibentuk cocok bersama dengan permintaan perajin. Walau begitu, sifat plastis ini juga membuat bahannya menjadi enteng hancur, maka dibutuhkan sistem pembakaran.

Penentuan suhu untuk pembakaran tanah review pun juga beragam. Namun, kisaran suhunya 600º Celcius sampai 1300º Celcius. Suhu ini mesti disesuaikan bersama dengan type tanah liatnya. Contohnya tanah review yang sudah berbentuk agak keras tidak mesti membutuhkan suhu pembakaran yang sangat tinggi. Sebaliknya, tanah review yang masih agak lunak membutuhkan suhu lebih tinggi untuk pembakaran.

Selain untuk membuat keramik menjadi tidak enteng hancur, sistem pembakaran ini juga bertujuan agar kerajinan ini menjadi lebih padat dan juga kedap air.

Teknik pembuatan kerajinan keramik

Menurut Bambang Gatot Soebroto dalam jurnal yang berjudul Empat Teknik Dasar Membuat Keramik Manual (Tanpa Alat Putar) (2019), tersedia empat tehnik basic yang kerap digunakan dalam pembuatan keramik, yakni:

  • Teknik pilin

Teknik ini juga kerap disebut sebagai coil. Biasanya diterapkan di atas meja putar, karena perajin akan meningkatkan pilinan sedikit demi sedikit sambil memutar bentuk keramik cocok bersama dengan yang diinginkan.

Penggunaan tehnik ini juga bisa bertujuan untuk meninggikan atau membesarkan keramik yang dibuat. Agar bisa rapi dan indah, pilinan mesti disatukan bersama dengan cara ditekan dari atas ke bawah, tiap dua atau tiga tumpukan pilinan.

Baca juga:

Upacara Adat Jogja Lengkap dengan Tujuannya

Rekomendasi Tempat Wisata di Semarang yang Wajib Kamu Kunjungi

  • Teknik pijat tekan

Teknik ini juga kerap disebut bersama dengan pinch. Biasanya tehnik ini diterapkan bersama dengan mengambil dan pakai segumpal tanah review untuk kemudian ditekan pakai ibu jari. Saat ditekan, keempat jari lainnya mesti di letakkan di anggota luar tanah review untuk menahannya agar senantiasa rapi dan cocok bersama dengan bentuknya. Teknik pijat tekan mesti dibarengi bersama dengan memutar tanah liat, agar hasilnya nanti punyai tingkat kedalaman yang seimbang.

  • Teknik lempengan

Teknik ini juga kerap disebut dengan slab. Biasanya tehnik ini diterapkan untuk membuat kerajinan keramik yang berbentuk persegi atau silinder. Slab tidak membutuhkan meja putar sebagai sarana pembuatannya.

Cara pembuatannya dilakukan bersama dengan membentuk lembaran atau lempengan tanah liat. Kemudian digulung pakai benda silinder. Contohnya kayu bundar, paralon, ataupun benda lainnya. Agar hasilnya bisa seimbang, antara segi kanan dan kiri tanah review mesti diberikan benda silinder bersama dengan ukuran dan ketebalan yang sama.

  • Teknik cetak

Teknik ini kerap digunakan untuk mengolah kerajinan keramik dalam jumlah banyak. Sehingga tidak punyai lumayan banyak selagi untuk menerapkan sistem atau tehnik lainnya. Penerapan tehnik cetak ini dilakukan bersama dengan membuat cetakan dari bentuknya terlebih dahulu. Kemudian tanah review bisa ditekan atau press untuk cetak padat dan juga pakai cor untuk cetak basah.

Selain empat tehnik di atas, masih tersedia satu tehnik lagi yang lumrah digunakan dalam sistem pembuatan keramik, yaitu tehnik putar.

  • Teknik putar

Teknik ini kerap digunakan untuk mengolah kerajinan keramik yang berbentuk bulat ataupun silinder. Teknik putar sudah sangat kerap diterapkan oleh para perajin keramik. Cara pembuatannya bersama dengan tanah review di letakkan di atas meja putar. Secara perlahan meja diputar sambil menghimpit tanah review tersebut agar menghasilkan bentuk yang diinginkan.

You May Also Like

More From Author