Gaya Dan Cara Mendidik Buah Hati Dari Berbagai Negara

3 min read

Tiap-tiap negara pasti mempunyai kultur yang berbeda-beda termasuk gaya mendidik buah hati. Gaya mendidik buah hati dalam suatu negara lazimnya diberi pengaruh oleh kultur tiap negara hal yang demikian.

Dalam mengasuh buah hati, ada hal yang dianggap normal oleh suatu negara tapi di negara lain tidak direkomendasikan. Kira-kira bagaimana ya gaya mendidik buah hati di bermacam-macam negara? Yuk cari tahu di sini!

1. Jepang: Hati Mandiri Sejak Dini

Di Jepang buah hati telah diajarkan mandiri semenjak dini. Saat berusia 6 tahun, buah hati-buah hati berjalan kaki ke sekolah, melaksanakan tugas sendiri, dan menggunakan transportasi lazim tanpa pengawasan orang tua. Menurut orang-orang Jepang benar-benar penting sbobet mobile mengajarkan buah hati-buah hati menemukan jalan mereka sendiri dan bisa bertanggung jawab kepada dirinya sendiri.

2. Finlandia: Sistem Pengajaran yang Unik

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bila Finlandia mempunyai cara pengajaran yang unik. Menurut orang-orang Jepang benar-benar penting mengajarkan buah hati-buah hati menemukan jalan mereka sendiri dan bisa bertanggung jawab kepada dirinya sendiri. Hati-buah hati di Finlandia bisa memulai sekolah pada usia 7 tahun. Mereka juga mempunyai waktu rehat yang lebih panjang. Di Finlandia juga tidak ada tugas untuk di rumah dan jam belajar cuma 4 jam lho.

3. China dan Vietnam: Menggunakan Kamar Sejak Dini

Di China dan Vietnam, buah hati-buah hati dilatih untuk menggunakan kamar kecil semenjak dini. Di China mengawalinya pada usia 2 tahun. Malah orang tua di China tidak menggunakan popok bayi karena peduli pada lingkungan. Meski di Vietnam buah hati-buah hati dilatih menggunakan kamar kecil sendiri semenjak berusia 9 bulan.

4. Denmark: Meninggalkan Bayi di Luar

Gaya mendidik buah hati di Denmark cukup unik pasalnya mereka meninggalkan kereta dorong dan bayi mereka di luar. Meski di Vietnam buah hati-buah hati dilatih menggunakan kamar kecil sendiri semenjak berusia 9 bulan. Meski meninggalkan bayinya di luar, kereta bayi hal yang demikian konsisten mempunyai monitor berteknologi tinggi sehingga orang tua bisa mengawasi buah hati-buah hati mereka.

Baca Juga : 3 Tip Ini untuk Siapkan Tabungan Pendidikan Anak Sejak Dini

5. Jerman: Besarnya Bantuan untuk Orang Tua

Di Jerman, pemerintah menyokong bantuan untuk orang tua yang mempunyai buah hati. Sebuah keluarga di Jerman akan mendapatkan 200 euro per bulan untuk tiap buah hati sampai usia 18 tahun. Jikalau buah hati belum bekerja dan masih belajar pada usia 18 tahun, bantuan hal yang demikian berlanjut sampai mereka berusia 21-25 tahun.

6. Swedia: Mendidik Tanpa Kekerasan

Swedia merupakan negara pertama yang melarang kekerasan semenjak tahun 1979. Sesudah Swedia menggunakan peraturan hal yang demikian, negara lain malahan menggunakan peraturan serupa. Sebuah keluarga di Jerman akan mendapatkan 200 euro per bulan untuk tiap buah hati sampai usia 18 tahun.

You May Also Like

More From Author